Kadis PMD Kukar Ikut Dampingi Bupati Kukar Serahkan Bantuan Pangan dan Sosial di Kecamatan Tenggarong

TENGGARONG, DPMD KUKAR – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah menyerahkan bantuan pangan dalam rangka Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem tahun 2024 termin I untuk wilayah Kecamatan Tenggarong, di halaman Kantor Kecamatan Tenggarong, Sabtu (24/02/2024).
Turut hadir pada kegiatan tersebut Kepala DPMD Arianto, S.Sos.,M.Si, Kepala Dinas Sosial Hamly, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Sutikno, Kepala Distanak Muhammad Taufik, Kepala DKP Muslik, perwakilan Bulog Samarinda, para kepala desa dan ketua RT.
Menurutnya Edi Damansyah, dari sisi program, Pemkab Kukar menargetkan untuk menuntaskan kinerja pemerintah daerah yang sudah tertuang dalam RKPD, yang semestinya diselesaikan tahun 2026, dipercepat menjadi tahun 2024.
Pengentasan kemiskinan kata Edi, menjadi program prioritas dalam RPJMD, bersamaan dengan upaya menanggulangi stunting pengendalian inflasi, pemenuhan kebutuhan masyarakat, meningkatkan IPM, peningkatan struktur jalan, dan 23 program dedikasi Kukar Idaman.
“Tahun 2024 ini Pemkab Kukar melakukan optimalisasi peran Dinas Sosial (Dinsos) sebagai OPD teknis dalam Program Rumah Besar Penanggulangan Kemiskinan, yang hingga kini terus dioptimalkan,” ujarnya.
“Pengentasan kemiskinan ekstrem ini sesuai arahan pemerintah pusat yang berpedoman pada UU Nomor 11/2009 tentang Kesejahteraan Sosial, PP Nomor 39/2012 tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial dan UU Nomor 13/2011 tentang Penanganan Fakir Miskin, dan Kepmensos 150/HUK/2022 tentang Tata Cara Proses Usulan Data Verifikasi dan Validasi serta Kepmensos Nomor 262/HUK/2022 tentang Kreteria Fakir Miskin Dalam Pengelolaan Data,” jelasnya.
Berdasarkan data Penerima Bantuan Pangan (PBA) dari data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE), dengan bantuan pangan sumber dana pusat diberikan sebanyak 1.254 kilogram untuk kelurahan/desa di Kecamatan Tenggarong.
Termasuk bantuan pangan P3KE diberikan kepada 80 orang penerima di 13 kelurahan/desa meliputi anak terlantar, yatim piatu, difabel intelektual, disabilitas, disabilitas anak, disabilitas fisik, disabilitas fisik-celebral palsy, disabilitas fisik-eks kusta, fisik lumpuh, mental, autis, lanjut usia, piatu terlantar, sensorik-netra dan sensorik rungu.
Adapun bantuan pangan setiap satu paketnya berisi beras kemasan 5 kilogram yang setara 2 sak, sarden dua kaleng, kornet dua kaleng, minyak goreng 1 liter dua pouch dan telur. (@y.Admin16)


